Oleh DIVA ZAHRA AULIA ⏱️ Sabtu, 13 Juni 2026

Jarum jam malas berputar di dinding kelas. 
Mimpi di kepala berlari tanpa batas.
Coretan di meja jadi saksi waktu yang lepas.
Buku penuh catatan menatap tanpa belas.

Kadang kita mengangguk pura-pura mengerti.
Padahal pikiran terbang, bebas tak terkendali.
Kadang kita tertawa menutupi hati yang perih.
Meski nilai di kertas menusuk tanpa henti.

Guru bilang masa sekolah itu masa yang indah.
Tapi kita sering menunggu suara lonceng lepas beban.
Nanti, saat langkah terhenti di lorong sunyi penuh kenangan.
Kita rindu bahkan pada gaduh yang dulu kita anggap gangguan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *